Seorang korban kecelakaan yang ditabrak mobil milik MBG saat berada di Jalan Raya Koja kini dirawat intensif di RSUD Koja. Pihak rumah sakit dan kepolisian terus melakukan penanganan dan investigasi atas insiden tersebut.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan tragis terjadi pada Senin, 14 Desember 2025, sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Raya Koja, Jakarta Utara. Seorang pejalan kaki bernama Ahmad Fauzi (34), mengalami tabrakan langsung dengan sebuah mobil milik perusahaan MBG yang sedang melintas dengan kecepatan tinggi.
Menurut saksi mata, mobil tersebut tampak kehilangan kendali sebelum menabrak korban yang sedang menyeberang jalan di zebra cross. Korban langsung terjatuh dan mengalami luka serius di bagian kepala dan dada. (detik.com)
Penanganan di RSUD Koja
Ahmad Fauzi kemudian dibawa ke RSUD Koja menggunakan ambulans dan langsung masuk ruang ICU untuk perawatan intensif. Dokter spesialis trauma RSUD Koja, dr. Sari Wulandari, menyatakan kondisi korban saat ini kritis dengan cedera serius di kepala dan beberapa luka terbuka.
“Korban mengalami trauma berat akibat benturan keras. Tim medis melakukan penanganan maksimal, termasuk CT scan dan stabilisasi kondisi vital. Saat ini kami masih terus memantau perkembangan dan kesiapan untuk tindakan operasi jika diperlukan.”
— dr. Sari Wulandari, RSUD Koja (kompas.com)
Klarifikasi dan Investigasi oleh MBG
Pihak manajemen MBG segera merespons kejadian tersebut dengan menyatakan keprihatinan atas kecelakaan yang menimpa korban. MBG mengaku sedang melakukan investigasi internal terkait insiden ini, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan pengemudi.
“MBG berkomitmen untuk bekerjasama penuh dengan pihak berwajib dalam proses penyelidikan dan akan memberikan bantuan kepada korban serta keluarganya,” ujar juru bicara MBG, Rini Hartono. (cnnindonesia.com)
Tindakan Kepolisian
Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara sudah melakukan olah TKP dan mengamankan sopir mobil MBG untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi tengah mengusut penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan kelalaian pengemudi atau faktor teknis kendaraan.
Kepala Unit Laka Lantas, AKBP Hari Santoso, menyatakan:
“Kami fokus pada pengumpulan bukti dan keterangan saksi untuk menentukan kronologi dan penyebab pasti. Pengemudi juga sudah menjalani pemeriksaan urine dan tes kesehatan.” (tribunnews.com)
Reaksi Masyarakat dan Imbauan Keselamatan
Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya kesadaran keselamatan berlalu lintas, terutama bagi pengemudi kendaraan besar dan perusahaan. Beberapa komunitas dan aktivis mengimbau agar regulasi dan pengawasan terhadap kendaraan operasional perusahaan diperketat.
Masyarakat di sekitar lokasi kecelakaan juga berharap adanya perbaikan fasilitas jalan dan penegakan aturan untuk menghindari kecelakaan serupa di masa depan.
Kesimpulan
Korban kecelakaan tabrak lari oleh mobil MBG saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Koja dengan kondisi kritis. Proses investigasi masih berlangsung oleh pihak kepolisian dan manajemen MBG. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan jalan dan tanggung jawab pengemudi, khususnya kendaraan operasional perusahaan.